KORANENIMEKSPRES. COM---Provisni Sumatera Selatan (Sumsel) bersama 17 kabupaten/kota berupaya menurunkan angka kemiskinan di daerah masing-masing.
Di Provinsi Sumsel, hanya ada satu daerah yakni sebuah kota kecil yang berhasih memecahkan rekor.
Di mana angka kemiskinan di kota ini di bawah satu digit. Apa rahasianya?
Kota yang berhasil memecahkan rekor kemiskinan terendah di Sumsel tersebut adalah Kota Pagar Alam.
Di mana Kota Pagar Alam berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2022 lalu, tingkat persentase kemiskinan masyarakat di Kota berhawa sejuk ini di bawah satu digit yakni 8,47 persen dengan 12 ribu penduduk/jiwa yang masuk kategori miskin.
BACA JUGA:Jangan Salah! OKU Selatan Memimpin Produksi Kopi di Sumsel, Bukan Pagaralam!
Untuk diketahui secara umum Provinsi Sumsel memiliki presentase kemiskin 11,90 persen dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 1.045 jiwa.
Persentase kemiskinan Sumsel tersebut masih di atas persentase kemiskinan Indonesia secara nasional yakni 9,57 persen pada September 2022.
Dengan jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 26,36 juta jiwa, penduduk Indonesia berada di bawah garis kemiskinan.
Dari 17 kabupaten/kota di Sumsel terdapat enam kabupaten/kota lain persentasenya di bawah persentase kemiskin Sumsel, namun masih berada dua digit.
BACA JUGA:Kenapa Pagaralam Jadi Destinasi Staycation Favorit di Sumatera Selatan.Ini 5 Alasannya!
Sisanya hampir 10 kabupaten/kota lain persentase kemiskinannya masih tinggi berada di dua digit dan di atas persentase Sumsel.
Diketahui, Kota Pagaralam adalah salah satu kota kecil yang ada di Provinsi Sumsel.
Kota Pagaralam baru berusia 23 tahun. Kota Pagaralam dahulunya adalah kota administratif yang masuk wilayah Kabupaten Lahat.
Kemudian pada 2001, Kota Pagaralam berubah status menjadi Kota penuh dan memisahkan diri dari Kabupaten Lahat.