Kolaborasi IDI IAI Muara Enim, PTBA dan Dinas Kesehatan, 58 Santri Terima Layanan Kesehatan Gratis
Kepedulian terhadap kesehatan generasi muda kembali diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial . foto:Sigit--
MUARAENIM,KORANENIMEKSPRES.COM – Kepedulian terhadap kesehatan generasi muda kembali diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial yang digelar pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Muara Enim bersama Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Muara Enim dan Perhati, dengan dukungan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) serta Dinas Kesehatan, melaksanakan Bakti Sosial berupa penyerahan sembako, santunan santri, pemeriksaan kesehatan, penyuluhan, hingga pengobatan gratis.
Kegiatan bakti sosial bulan Ramadan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh IDI Cabang Muara Enim.
Pada pelaksanaan kali ini, IDI menggandeng beberapa pihak untuk berkolaborasi, antara lain IAI Cabang Muara Enim dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA), yang juga bertepatan dengan peringatan HUT PTBA.
BACA JUGA:Cuma 35 Km dari Palembang, Daerah Ini Jadi Kabupaten Strategis Penyangga Palembang
BACA JUGA:Jejak 1.300 Tahun Palembang: Dari Pusat Sriwijaya ke Kota Metropolis Modern
Sebanyak 58 santri dan 8 orang pengasuh/guru Pondok Pesantren Darul Hijroh menjadi penerima manfaat dalam kegiatan tersebut.
Hadir dalam kegiatan ini Camat Lawang Kidul Zulchaidir Sidik, S.STP., M.Si, Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili Yusrizal, Sustainability Division Head PTBA Dedy Saptaria Rosa, Ketua IDI Muara Enim yang diwakili dr. Ulil Amri, Ketua IAI Muara Enim Rekha Olivia, S.Farm., Apt., M.Farm., serta Pimpinan Ponpes Darul Hijroh Ustadz Wahyudin, S.H.I., M.Pd.I.
Sebanyak 12 dokter spesialis dan 46 dokter umum dari IDI Muara Enim turut memberikan pelayanan kesehatan.
Para santri mendapatkan pemeriksaan menyeluruh, konsultasi medis, serta pengobatan gratis.
BACA JUGA:Kejatuhan Sang Raja: Sriwijaya FC Resmi Terlempar ke Liga 3 Usai Kekalahan Menyakitkan
BACA JUGA:Kata Gubernur Sumsel: H-10 Lebaran 2026 Semua Lubang Jalan Tertutup
IAI Cabang Muara Enim juga menyalurkan obat-obatan sesuai hasil pemeriksaan dokter.
Dalam sesi penyuluhan, dr. Noviana Salfitri, Sp.DV menyampaikan edukasi tentang penyakit kulit yang kerap terjadi di lingkungan asrama.