Mudik Lebaran 2026 Lebih Ringan, 6 Ruas Tol Trans Sumatera Ini Bisa Dilalui Gratis
Mudik Lebaran 2026 Lebih Ringan, 6 Ruas Tol Trans Sumatera Ini Bisa Dilalui Gratis--
KORANENIMEKSPRES.COM,---Kabar menggembirakan datang bagi jutaan pemudik yang akan melintasi Pulau Sumatera pada arus mudik Lebaran 2026.
Sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dipastikan dapat digunakan tanpa dikenakan tarif, sehingga berpotensi menekan biaya perjalanan sekaligus mempercepat mobilitas masyarakat menuju kampung halaman.
PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola jaringan JTTS mengungkapkan bahwa hingga Maret 2026, total panjang tol yang telah siap beroperasi mencapai sekitar 822,609 kilometer.
Dari keseluruhan jaringan tersebut, beberapa ruas strategis masih berstatus operasional gratis karena masih dalam tahap fungsional atau belum ditetapkan tarifnya oleh pemerintah.
BACA JUGA:Banyak Proyek Besar di Sumsel: Pelabuhan Raksasa dan Jalan Tol Termasuk Andalan Negara
Kebijakan ini dinilai menjadi angin segar bagi para perantau yang setiap tahun harus menghadapi kenaikan biaya transportasi saat musim mudik.
Selain membantu menghemat pengeluaran, kehadiran ruas tol tanpa tarif juga diharapkan mampu memecah kepadatan lalu lintas yang selama ini menumpuk di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).
Enam Ruas Tol yang Masih Gratis
Berdasarkan data operasional terbaru, terdapat enam ruas tol utama yang bisa dimanfaatkan pemudik tanpa harus membayar tarif. Ruas-ruas tersebut tersebar di beberapa provinsi di Pulau Sumatera dan memiliki peran penting dalam memperlancar arus kendaraan.
Salah satu yang cukup panjang adalah ruas Betung–Tempino–Jambi Seksi 3 sepanjang sekitar 52,2 kilometer. Jalur ini telah beroperasi sepenuhnya, namun hingga kini belum diberlakukan tarif sehingga dapat dilalui secara gratis.
Di wilayah paling utara Sumatera, ruas Sigli–Banda Aceh Seksi 1 sepanjang 23,9 kilometer juga dibuka secara fungsional tanpa tarif.
BACA JUGA:Tol Indralaya–Muara Enim Jadi Game Changer, Pangkas Waktu 50% dan Dongkrak Ekonomi Sumsel
Ruas ini menjadi jalur alternatif yang berperan mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Aceh.
Sementara itu, Sumatera Selatan mendapatkan tambahan jalur penting melalui ruas Palembang–Betung Seksi 1 dan Seksi 2.
Kedua ruas ini dibuka sebagai jalur fungsional yang dirancang untuk mengurai kemacetan di sekitar Kota Palembang, terutama saat lonjakan kendaraan mudik.