Sinergi untuk Keluarga Sehat dan Desa Mandiri: Rakor PKK Sungai Rotan

Rapat Koordinasi (Rakor) PKK tingkat Kecamatan Sungai Rotan Sinergi untuk Keluarga Sehat dan Desa Mandiri digelar pada Jumat, 27 Desember 2024. Foto: sigit--
BACA JUGA:TP PKK Kabupaten Muara Enim Studi Pembelajaran ke Badung Bali
Deni menegaskan pentingnya koordinasi antara kader PKK, bidan desa, dan Puskesmas dalam pelaksanaan Posyandu.
“Posyandu adalah milik desa yang dikoordinir oleh ibu PKK dan kader. Jika ada gizi buruk yang terpantau, mohon segera dilaporkan agar bisa ditangani dengan cepat,” tambahnya.
Langkah ini dianggap krusial untuk mencegah dampak buruk stunting di masyarakat.
Pendamping desa, Yesi Vitra Sagita, SP, mewakili tenaga ahli dari kabupaten, juga memberikan materi dalam acara ini.
BACA JUGA:Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara Digelar TP PKK Ujan Mas Memperingati Hari Ibu Ke-96
Ia mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Muara Enim yang meraih juara pertama tingkat provinsi terkait pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
“Dana desa bisa dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan Posyandu. Selain itu, pengelolaan pekarangan rumah untuk menanam sayur-mayur juga disarankan sebagai langkah pemberdayaan masyarakat,” ujar Yesi.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader PKK di tingkat desa dan kecamatan dalam menyusun program kerja yang efektif.
“Peningkatan kapasitas ini mencakup pokja 1, 2, 3, 4, serta kesekretariatan, untuk memastikan administrasi dan tata kelola kelembagaan berjalan dengan tertib,” jelas Dita Chandra.
BACA JUGA:Optimalisasi Administrasi PKK: Langkah Strategis Menuju Organisasi yang Efektif
Ia juga menekankan peran kader PKK sebagai agen perubahan yang mampu membawa dampak positif melalui kegiatan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.
Dita Chandra mengingatkan bahwa PKK sudah diakui eksistensinya sejak tahun 1972 dan terus mengalami penyesuaian agar relevan dengan perkembangan zaman.
Ia berharap melalui kegiatan ini, kader PKK dapat meningkatkan pengabdian dan kontribusi mereka untuk mendukung program pemerintah dari tingkat pusat hingga desa.
Acara yang berlangsung selama satu hari ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara TP-PKK, pemerintah desa, Puskesmas, dan masyarakat dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga.