Sumsel Punya Tol Makin Menjaring dan Pelabuhan Internasional Baru: Gengsi Daerah Naik Ekonomi Melejit
Di antara pemicunya, di Sumsel kini sudah menjaring jalan tol dan segera groundbreaking pelabuhan internasional di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin. Foto: kolase/net--
KORANENIMEKSPRES.COM--- Gengsi Sumsel sebagai satu dari 38 provinsi di Indonesia naik yang dibarangi dengan pertumbuhan ekonomi melejit.
Di antara pemicunya, di Sumsel kini sudah menjaring jalan tol dan segera groundbreaking pelabuhan internasional di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin.
Duet 2 infrastruktur besar ini diproyeksi akan mengangkat pertumbuhan ekonomi.
Jika per tahun 2025 ekonomi Sumsel 5,8% masuk 10 besar tertinggi di Indonesia, maka ke depan ditarget melampaui 6,0%.
BACA JUGA:Tol & Pelabuhan Baru: Duet Raksasa yang Siap Ubah Wajah Ekonomi Sumsel
Sumatera Selatan sedang menapaki fase baru pertumbuhan dengan fondasi infrastruktur berskala besar.
Dua megaproyek—Tol Trans-Sumatera dan Pelabuhan Internasional Tanjung Carat—menjadi penggerak utamanya.
Keduanya menempatkan Palembang bukan sekadar sebagai ibu kota, tetapi simpul logistik kunci di barat Indonesia.
Investasi bernilai triliunan kini mengalir, menandai munculnya pusat ekonomi modern di Bumi Sriwijaya.
BACA JUGA:Jalan Tol, Pelabuhan, Energi Hijau hingga PSEL: 15 Proyek Strategis siap Dongkrak Ekonomi Sumsel
Kehadiran pelabuhan raksasa ini akan melengkapi jaringan logistik Sumsel yang sudah lebih dulu diperkuat dengan tiga ruas tol utama: Palembang–Kayuagung, Palembang–Indralaya, dan Palembang–Betung. Bahkan, satu ruas tol baru, Palembang–Tanjung Api-Api sepanjang 70 kilometer dengan nilai investasi Rp14 triliun, sudah masuk tahap perencanaan.
Tak heran bila Palembang kini disebut sebagai simpul logistik baru di Pulau Sumatera.
Sejak tol pertama diresmikan pada 2017, investasi di kota ini meningkat drastis dari ratusan miliar menjadi triliunan rupiah.
Kombinasi tol dan pelabuhan internasional menjadikan Palembang tak hanya sebagai ibu kota provinsi, tetapi juga pusat distribusi barang dan ekonomi baru di Sumatera.