Baca Koran Enim Ekspres Online

Pelabuhan Raksasa Internasional Dibangun di Sumsel, Mesin Ekonomi Baru Siap Menyala

Pelabuhan internasional Tanjung Carat siap jadi mesin ekonomi baru Sumsel dan gerbang ekspor dunia.(ist)--

KORANENIMEKSPRES.COM,---Sumatera Selatan bersiap memasuki babak baru perekonomian.

Sebuah pelabuhan internasional berkelas dunia tengah dibangun di Tanjung Carat, Banyuasin, dan digadang-gadang menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus gerbang ekspor-impor baru Indonesia.

Pembangunan pelabuhan internasional baru di Sumatera Selatan bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Ini adalah langkah strategis besar yang diyakini mampu mengubah wajah ekonomi daerah hingga nasional.

Menteri Perhubungan Dudy mengungkapkan, saat menerima penyerahan lahan dari Pemkab Banyuasin pada 30 Oktober 2025, bahwa pelabuhan tersebut ditargetkan beroperasi penuh sebelum 2031. Masa konstruksi diperkirakan memakan waktu 3 hingga 4 tahun.

BACA JUGA:Sumsel Akan Kuasai Jalur Dunia meski Tak Punya Laut Lepas: Bangun Pelabuhan Internasional Rp2 Triliun

Pelabuhan ini akan berdiri di kawasan Tanjung Carat, Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin, sekitar 75 kilometer dari Kota Palembang.

Lokasi ini dipilih karena memiliki kedalaman perairan lebih dari 18 meter—ideal untuk sandar kapal-kapal besar kelas internasional.

Dirancang khusus sebagai pelabuhan ekspor dan impor, Tanjung Carat akan menjadi pintu utama Sumsel menembus pasar global.

Berbagai komoditas unggulan seperti sawit, karet, kopi, batu bara, minyak bumi, dan gas alam akan dikirim langsung tanpa harus transit ke pelabuhan di Pulau Jawa.

BACA JUGA:Sumsel Punya Tol Makin Menjaring dan Pelabuhan Internasional Baru: Gengsi Daerah Naik Ekonomi Melejit

Dengan luas kawasan mencapai 1.300 hektare dan investasi awal sekitar Rp2 triliun, pelabuhan ini bahkan diproyeksikan mampu menyaingi Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta dan Tanjung Perak di Surabaya.

Keunggulan lainnya, pelabuhan ini terintegrasi langsung dengan Jalan Tol Kayu Agung–Palembang–Betung.

Konektivitas tersebut akan memangkas biaya logistik, mempercepat distribusi barang, dan meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.

Efek domino pun tak terelakkan. Kawasan industri baru mulai dilirik investor, membuka peluang berdirinya pabrik, gudang, dan pusat distribusi yang berpotensi menciptakan ribuan lapangan kerja.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan