Arah Ekonomi Sumsel Ditulis Ulang oleh 4 Tol Baru: Kini jadi Pusat Perdagangan
Sumsel punya 4 tol baru yang akan menulis ulang arah ekonomi Sumsel dari daerah perlintasan Sumatera ke pusat perdagangan. Foto: kolase/meta ai--
KORANENIMEKSPRES.COM---- Sumsel punya 4 tol baru yang akan menulis ulang arah ekonomi Sumsel dari daerah perlintasan Sumatera ke pusat perdagangan.
Eksistensi nyata sebagai pusat perdagangan ini nyata seiring dibukanya tol baru Palembang-Betung sepanjang 60,19 Km.
Tol ini lebih dari sekedar jalan perlintasan dari Lampung menuju Jambi tapi sarana memutar ekonomi daerah.
Ke 4 tol baru ini akan memperkuat 3 ruas utama yang sudah lebih dulu operasional.
BACA JUGA:4 Tol Baru Mengubah Arah Ekonomi Sumsel: Dari Daerah Lintasan Jadi Pusat Perdagangan
Peta ekonomi Sumatera Selatan sedang ditulis ulang.
Seiring rampungnya satu dari empat jalan tol baru, laju pertumbuhan ekonomi Sumsel kian melesat dan menempatkan provinsi ini sebagai poros perdagangan baru di Pulau Sumatra.
Keberadaan jalan tol di Sumatera Selatan bukan lagi sekadar infrastruktur pelengkap.
Sejak tol pertama Palembang–Indralaya sepanjang 22 kilometer beroperasi pada 2017, dampaknya langsung terasa: arus barang makin cepat, biaya logistik menurun, dan pusat-pusat ekonomi baru bermunculan.
BACA JUGA:Sumsel Jadi Poros Ekonomi Baru Indonesia Lantaran 7 Tol & 15 Proyek Raksasa
Memasuki 2025, Sumsel kembali bersiap mencetak lompatan besar. Empat jalan tol strategis tengah dikebut pengerjaannya, di luar proyek Palembang–Tanjung Api-Api sepanjang 70 kilometer. Kehadiran jaringan tol ini diyakini akan semakin mengubah wajah ekonomi daerah.
Data terbaru menunjukkan ekonomi Sumsel tumbuh 5,8 persen pada triwulan II 2025—tertinggi di Sumatra dan masuk 10 besar nasional.
Dengan dukungan tol baru, angka pertumbuhan tersebut diproyeksikan menembus 6 persen dalam waktu dekat.
Tol Palembang–Betung sepanjang 69 kilometer yang ditargetkan rampung pada 2026 akan mempercepat konektivitas logistik dari pusat kota ke kawasan industri dan pelabuhan.