OKU Selatan, Negeri Pegunungan di Sumsel yang Lahir dari Perjuangan Panjang Pemekaran
OKU Selatan, Negeri Pegunungan di Sumsel yang Lahir dari Perjuangan Panjang Pemekaran.--
KORANENIMEKSPRES.COM---Di ujung barat daya Provinsi Sumatera Selatan, berdiri sebuah wilayah yang dikenal dengan bentang alamnya yang dramatis dan sejarah panjang perjuangan administratif.
Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan atau OKU Selatan bukan sekadar wilayah pemerintahan, tetapi simbol tekad masyarakat untuk memperoleh kemandirian dan pemerataan pembangunan.
Kabupaten ini secara resmi berdiri sebagai daerah otonom setelah disahkan melalui Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2003 dan diresmikan pada 16 Januari 2004.
Pemekaran ini mengakhiri perjalanan panjang wilayah tersebut sebagai bagian dari Kabupaten Ogan Komering Ulu.
Keputusan itu lahir dari dorongan kuat masyarakat yang merasa perlunya pemerintahan yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan daerah.
BACA JUGA:Danau Ranau Memukau! Wisata Sejuk OKU Selatan untuk Healing
Kini, pusat pemerintahan berada di Muaradua, sebuah kecamatan yang berkembang menjadi jantung aktivitas administratif dan ekonomi.
Berdasarkan data terbaru, jumlah penduduk OKU Selatan mencapai sekitar 422.566 jiwa pada pertengahan 2024, mencerminkan dinamika pertumbuhan wilayah yang terus bergerak maju.
Alam Menjadi Identitas dan Kekuatan Utama
Berbeda dengan wilayah dataran rendah di sekitarnya, OKU Selatan didominasi bentang alam perbukitan dan pegunungan yang menjulang tinggi.
Wilayah ini memiliki ketinggian bervariasi, mulai dari 45 meter hingga lebih dari 3.200 meter di atas permukaan laut.
Salah satu titik paling menonjol adalah Gunung Pesagi, yang menjadi salah satu puncak tertinggi di kawasan tersebut sekaligus batas alami dengan Provinsi Lampung.
BACA JUGA:OKU Selatan Juara Produksi Kopi Sumsel, Geser Posisi Pagar Alam
Keindahan alam semakin lengkap dengan keberadaan Danau Ranau, danau terbesar kedua di Pulau Sumatera yang terletak di kaki Gunung Seminung.
Danau ini tidak hanya menjadi batas geografis alami, tetapi juga menyimpan potensi pariwisata yang besar. Pemandangan air yang luas dengan latar belakang pegunungan menciptakan panorama yang memikat wisatawan maupun masyarakat setempat.