Wabup OKU Selatan Terima Audiensi BPJS Ketenagakerjaan Bahas Target 41 Persen Universal Coverage Jamsostek
Wakil Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Drs. H. Misnadi, M.M., M.Si., menerima audiensi dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Enim dan Cabang Baturaja terkait percepatan pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kabupaten OKU Selatan--
KORANENIMEKSPRES.COM– Wakil Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Drs. H. Misnadi, M.M., M.Si., menerima audiensi dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Enim dan Cabang Baturaja terkait percepatan pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kabupaten OKU Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten OKU Selatan, Darmawan, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa capaian perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di tahun 2025 belum mencapai target 41 persen.
Masih banyak pekerja rentan seperti nelayan, petani, dan marbot masjid yang perlu mendapatkan perlindungan.
Untuk itu, diperlukan perluasan kepesertaan serta dukungan anggaran agar perlindungan bagi pekerja rentan dapat dioptimalkan.
BACA JUGA:Prabowo Ambil Langkah Strategis, Susun Pimpinan Baru BPJS Ketenagakerjaan untuk 5 Tahun ke Depan
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Enim, Mansursyah, menegaskan bahwa audiensi ini merupakan bentuk komitmen dan sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.
“Program jaminan sosial ketenagakerjaan adalah bagian penting dari sistem perlindungan sosial bagi pekerja, baik sektor formal maupun informal. Melalui koordinasi dan kolaborasi, kami berharap percepatan pencapaian UCJ dapat segera terwujud,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Baturaja, Rizki, memberikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.
Ia menekankan pentingnya sosialisasi berkelanjutan agar masyarakat semakin memahami manfaat perlindungan jaminan sosial.
BACA JUGA:Kemenag OKU Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Perlindungan Guru dan Pekerja
“OKU Selatan pernah meraih peringkat pertama se-Sumatera Selatan dalam perlindungan pekerja rentan. Dengan dukungan anggaran dan sinergi yang kuat, kami optimistis target 41 persen UCJ di tahun 2026 dapat tercapai,” jelasnya.
Beberapa poin yang dibahas dalam audiensi antara lain:
Identifikasi capaian kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di OKU Selatan.
Strategi memperluas kepesertaan, khususnya bagi pekerja rentan dan sektor informal.