Tol Palembang-Betung Ekspektasi Nyata setelah 61 Tahun
Setelah 61 tahun melalui jalan arteri, ekspektasi nyata terwujud setelah tol Palembang-Betung dihadirkan negara. Foto: kolase/net--
KORANENIMEKSPRES.COM - Setelah 61 tahun melalui jalan arteri, ekspektasi nyata terwujud setelah tol Palembang-Betung dihadirkan negara.
Jalan arteri Palembang-Betung dibangun besar-besaran tahun 1965.
Seiring perkembangan zaman, dalam 10 tahun terakhir kemacetan kendaraan tak terelakkan.
Kini, progres konstruksi tol Palembang-Betung capai 74,40 persen tapi sudah bisa dibuka fungsional.
BACA JUGA:Tol Palembang-Betung Dibuka Fungsional: Progres Konstruksi Capai 79,40 persen
Status tol Palembang-Betung resmi diumumkan PT Hutama Karya (HK) meski pengerjaan masih sisa 21% lagi.
Pengumuman ini disampaikan HK melalui web resminya tertanggal 28 Februari 2026.
Dalam rilisnya, HK mengumumkan bahwa siap mengoperasikan tol Palembang-Betung dengan status fungsional.
Status tol Palembang-Betung dikeluarkan seiring makin dekatnya arus mudik lebaran 2026.
BACA JUGA:Hitungan Hari Tol Palembang-Betung Tersambung Full: Arus Mudik Lebaran 2026 Lancar
BACA JUGA:Tol Palembang–Betung Segera Tersambung, Lintasan Emas Sumsel Buka Akses Antar Provinsi
HK selaku pelaksana proyek mengungkap bahwa proses pembangunan tol Palembang-Betung secara keseluruhan baru mencapai 79,40 persen.
Tapi, meski tol Palembang-Betung status fungsional ruas yang dibuka telah melalui tahapan pengecekan dan pemenuhan aspek keselamatan, sehingga siap dilalui oleh pengguna jalan selama periode operasional yang ditetapkan.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah menjelaskan, dalam skema fungsional yang direncanakan, Hutama Karya menyiapkan pembukaan ruas yang masih dalam tahap konstruksi sepanjang kurang lebih 53,2 kilometer, mulai dari STA 42+500 hingga STA 95+700 pada Jalur A dan Jalur B.