KORANENIMEKSPRES.COM,---- Saat ini Sumsel jadi pelopor pembangunan berkelanjutan.
Dalam 10 tahun terakhir, atau tepatnya sejak tahun 2015, pembangunan besar-besaran di semua sektor terjadi di Sumsel.
Kucuran dana investasi diketahui sudah melebihi angka Rp100 triliun per tahun 2024.
Sumbernya, dari asing sebesar Rp70 triliun dan dari dalam negeri Rp34 triliun (data Dinas Penanaman Modal Pemprov Sumsel 2024).
Sejak 2015 membangun LRT dalam Kota Palembang ramah lingkungan senilai Rp12 triliun hingga 2025 ini tak putus (massif dan berkelanjutan).
BACA JUGA:Sumsel Tegaskan Posisi Sebagai Pelopor Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia, Ini Penyebabnya!
Sumatera Selatan (Sumsel) terus menegaskan posisinya sebagai pelopor pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Salah satu bukti nyata dari visi besar ini adalah keberadaan Tol Kayu Agung–Palembang–Betung (KAPB), infrastruktur strategis yang tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam menarik investasi di berbagai sektor.
Mengubah Wajah Transportasi Sumsel
Tol KAPB telah menjadi tulang punggung transportasi di wilayah Sumsel. Dengan panjang lintasan yang menghubungkan kota-kota penting, tol ini secara signifikan mempercepat distribusi barang dan jasa.
Waktu tempuh yang lebih singkat menciptakan efisiensi tinggi, menjadikan Sumsel lebih kompetitif di pasar nasional maupun internasional.
BACA JUGA:Sumsel Pusat Bisnis Baru: dari Tol hingga Pelabuhan Global
Konektivitas ini membuka peluang besar bagi sektor industri dan perdagangan. Perusahaan lokal dan internasional mulai melihat potensi Sumsel sebagai lokasi strategis untuk mengembangkan usaha mereka.
Dari manufaktur hingga perdagangan hasil bumi seperti karet dan kopi, tol ini menjadi jalur utama yang mendukung rantai pasok secara menyeluruh.
Pelabuhan Modern untuk Mendukung Ekspor