KORANENIMEKSPRES.COM –Energi terbarukan berkelanjutan menghantarkan Sumsel ke era baru yang menjadi panutan nasional.
Limbah yang selama ini hanya sebatas sampah tak bernilai telah diubah menjadi sumber energi.
Batu bara yang selama ini hanya dieksplor dan dijual mentah, kini diubah menjadi sumber energi berupa gasifikasi.
Dampak Sumsel baru akan segera dirasakan masyarakat Sumsel hanya dalam 3-4 tahun ke depan.
BACA JUGA: Energi Terbarukan dan Keberlanjutan: Sumsel Jadi Teladan Nasional
Sumatera Selatan (Sumsel) kini menjadi pionir dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia, dengan memanfaatkan limbah sebagai sumber energi terbarukan.
Proyek-proyek inovatif seperti energi dari sampah di Palembang dan gasifikasi batu bara di Muara Enim telah membuktikan bahwa pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan dapat berjalan seiring.
Sumsel, dengan langkah-langkah transisi energi hijau, kini menjadi teladan nasional dalam mencapai keberlanjutan di tengah modernisasi.
Transformasi Energi: Pemanfaatan Limbah dan Batu Bara
BACA JUGA:Melangkah ke Masa Depan: Proyek Strategis Sumsel Ciptakan Sejarah Baru
Sumsel tidak hanya mengandalkan sumber daya alam konvensional, tetapi juga bertransformasi dengan memanfaatkan teknologi canggih.
Gasifikasi batu bara di Muara Enim mengubah batu bara menjadi energi bersih yang efisien dan ramah lingkungan.
Di Palembang, proyek pengelolaan limbah menjadi energi terbarukan menunjukkan potensi besar dalam menciptakan solusi jangka panjang untuk masalah sampah kota. K
edua proyek ini membawa harapan baru bagi pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan.
BACA JUGA:Proyek Bernilai Puluhan Triliun: Sumsel di Ambang Revolusi Ekonomi