5 Penjelasan Mengapa Rasulullah Menganjurkan Untuk Menghabiskan Makanan di Dalam Piring

Rasulullah ﷺ menganjurkan untuk menghabiskan makanan di dalam piring bukan hanya sebagai bentuk adab makan, tetapi juga mengandung banyak nilai spiritual, etika. foto:Sherli--
KORANENIMEKSPRES.COM - Rasulullah ﷺ menganjurkan untuk menghabiskan makanan di dalam piring bukan hanya sebagai bentuk adab makan, tetapi juga mengandung banyak nilai spiritual, etika, dan kesehatan, Berikut adalah penjelasannya:
1. Berkah dalam Makanan
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Kalian jangan mengusap piring kalian dengan tangan kalian, karena sesungguhnya kalian tidak tahu di bagian mana makanan kalian itu terdapat keberkahan."
BACA JUGA:2 Wisata Sejuk di Sumsel: Gunung Dempo & Danau Ranau, Surga Adem Bikin Betah
BACA JUGA:10 Tempat Wisata Instagramable di Sumsel, Dari Jembatan Ampera Hingga Gunung Dempo
(HR. Muslim no. 2033)
Artinya, keberkahan bisa jadi terletak di suapan terakhir, atau bahkan di remah-remah makanan.
2. Menghargai Nikmat Allah
Menghabiskan makanan adalah bentuk syukur kepada Allah atas rezeki yang telah diberikan.
BACA JUGA:Pelabuhan Baru Palembang Jadi Magnet Ekspor Sumsel & Poros Logistik Masa Depan Indonesia
BACA JUGA:Saat Impian Kuliah Hampir Pupus, Bidiksiba Bangkitkan Asa Meraih Masa Depan
Membiarkan sisa makanan di piring bisa dianggap sebagai sikap meremehkan nikmat.
3. Mencegah Pemborosan (Israf)
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
"Dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan."
BACA JUGA:Palembang Jadi Simpul Logistik Baru, Pelabuhan Internasional & Tol Raksasa Dongkrak Ekonomi Sumsel