Tol Inderalaya-Muara Enim Pangkas Lebih Setengah Waktu dan Biaya

Lebih setengah waktu dan biaya terpangkas dari keberadaan jalan tol Inderalaya-Muara Enim. Foto: meta ai--
KORANENIMEKSPRES.COM,— Lebih setengah waktu dan biaya terpangkas dari keberadaan jalan tol Inderalaya-Muara Enim.
Tol 119 Km menelan dana Rp24 triliun ini mempercepat waktu tempuh sehingga menekan biaya transportasi.
Pengerjaan di seksi 2 Prabumulih-Muara Enim menjadi penanda bahwa tol ini bagian dari proyek prestisius pemerintah pusat dengan ruas Tanjung Enim-Pulau Baai Bengkulu.
Tol Inderalaya-Muara Enim yang sudah bisa tembus ke tol Lampung sejak Mei 2025 jadi urat nadi perputaran ekonomi lintas provinsi.
BACA JUGA:Tol Raksasa Sumsel, Dari Indralaya ke Muara Enim: Setengah Waktu, Lipat Ganda Ekonomi!
Pembangunan tol di Sumatera Selatan kini bukan sekadar proyek penghubung, melainkan mesin perubahan ekonomi.
Ruas-ruas strategis seperti Indralaya–Muara Enim dan Prabumulih–Muara Enim memangkas waktu tempuh hingga separuhnya.
Biaya logistik antarprovinsi ikut terpangkas, membuka akses lebih cepat ke pelabuhan, industri, dan destinasi wisata.
Investasi triliunan rupiah ini menempatkan Sumsel sebagai simpul penting logistik dan perdagangan di Sumatera.
Transformasi Ekonomi lewat Akses Tol: Industri, Tambang, dan UMKM Tumbuh Pesat
BACA JUGA:4 Tol Raksasa Mengkoneksikan 4 Provinsi: Jantung Logistiknya di Sumsel
Tol Prabumulih–Muara Enim yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) memiliki panjang lebih dari 60 km.
Jalan ini membuka akses langsung menuju sentra pertambangan, perkebunan, dan kawasan energi di Muara Enim yang dikenal sebagai pusat batu bara ramah lingkungan dan energi terbarukan.
Sementara itu, Kawasan Industri Tanjung Enim dan konektivitas menuju pelabuhan ekspor di Palembang memberikan peluang besar bagi pelaku industri untuk menembus pasar Asia dan Timur Tengah lebih cepat dan efisien.