Golongan yang Merugi di Bulan Ramadan

Ramadan akan segera berakhir akankah kita menjadi orang beruntung atau sebaliknya? Foto: kolase--
koranenimekspres.com - Ramadan akan segera berakhir, akankah kita menjadi orang beruntung atau sebaliknya?
Apakah tarbiyah Ramdan sampai ke hati kita atau sebaliknya hanya sebatas di mulut tanpa ada atsar atau bekas untuk diamalkan di bulan lain setelah ditempa sebulan lamanya.
Mereka yang merayakan Idul Fitri adalah yang menempa dirinya untuk betul kembali fitrah setelah melewati serangkaian ujian dan pendidikan.
Bukan seperti orang-orang merayakan lebaran yang dengan pongahnya membuat rangkaian seremoni padahal seharipun dia tidak berpuasa ini orang yang rugi bahkan celaka berjumpa dengan Ramadan.
BACA JUGA:5 Menu Buka Puasa Paling Favorit! Resep Lezat, Praktis, dan Sehat untuk Keluarga di Bulan Ramadan
Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Imam Ahmad, ketika Rasulullah SAW akan menaiki mimbar untuk khutbah Jum’at, pada anak tangga pertama beliau mengucapkan aamiin.
Ketika naik pada anak tangga kedua beliau juga mengucapkan aamiin, begitu juga pada anak tangga ketiga beliau mengucapkan aamiin.
Setelah selesai shalat, para sahabat kemudian bertanya, ''Wahai Rasulullah, mengapa engkau mengucapkan amin pada anak tangga pertama sampai ketiga?”
Rasulullah SAW menjawab, “Pada anak tangga pertama aku mengucapkan amin, karena malaikat Jibril membisikkan kepada ku, celakalah dan merugilah orang yang ketika disebut namamu wahai Muhammad, dia tidak bershalawat kepadamu.”
BACA JUGA:Indahnya Berbagi di Bulan Ramadan
“Celakalah dan merugilah orang yang tinggal bersama kedua orang tuanya tetapi tidak membuatnya masuk surga.”
Dan pada anak tangga ketiga aku mengucapkan amin, karena malaikat Jibril membisikkan kepadaku,
“Celakalah dan merugilah orang yang melaksanakan ibadah shaum di bulan Ramadan, tetapi Allah tidak mengampuni dosa-dosanya.”
Lalu siapa saja golongan yang merugi di bulan Ramadan?