KORANENIMEKSPRES.COM — Sumatera Selatan tengah mengalami perubahan besar-besaran.
Pembangunan infrastruktur, khususnya jaringan jalan tol, menjadikan provinsi ini berada di jalur cepat menuju pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia barat.
Dari 15 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang digarap di wilayah ini, empat ruas tol menjadi prioritas: Tol Kayu Agung–Palembang–Betung, Betung–Tempino–Jambi, Simpang Indralaya–Muara Enim, dan Lubuklinggau–Curup–Bengkulu.
Keempatnya akan membentuk simpul konektivitas utama yang menghubungkan Sumsel dengan provinsi tetangga, sekaligus memperkuat jalur perdagangan antarwilayah.
BACA JUGA:Tol Palembang–Jambi Segera Tersambung, Benarkah Perjalanan Hanya 2 Jam?
Efisiensi Logistik dan Daya Saing Daerah
Dengan hadirnya tol, distribusi barang akan semakin lancar, biaya logistik bisa ditekan, dan daya saing produk daerah meningkat.
Dampak positifnya terasa hingga ke industri, pertanian, dan pariwisata.
Transportasi Publik dan Energi Hijau
Meski jalan tol jadi tumpuan, Sumsel tidak melupakan pembangunan berkelanjutan.
Revitalisasi jalur kereta Kertapati–Lahat dan pengembangan LRT Palembang menjadi bagian dari strategi mobilitas ramah lingkungan, sejalan dengan target pengurangan emisi karbon.
BACA JUGA:1 dari 17 Daerah di Sumsel Ada Kota Paling Beruntung dan Strategis karena Sentral 3 Ruas Tol Utama
Akses ke Pelabuhan dan Kawasan Industri
Tol juga membuka jalan bagi pengembangan Palembang New Port dan Kawasan Industri Tanjung Enim.
Kombinasi ini dirancang agar Sumsel mampu menjadi episentrum industri baru sekaligus pintu gerbang ekspor ke pasar global.
Ketahanan Pangan dan Energi Masa Depan
Selain menopang distribusi hasil pertanian dari bendungan dan irigasi baru, tol juga mendukung sektor energi bersih. Dari Kilang Hijau RU III Plaju hingga proyek gasifikasi batu bara di Muara Enim, semua pasokan logistik akan ditopang oleh jaringan tol yang terintegrasi.
BACA JUGA:Tol Inderalaya-Muara Enim Pangkas Lebih Setengah Waktu dan Biaya
Inovasi Kota: Sampah Jadi Energi
Di Palembang, pembangunan PSEL (Pembangkit Listrik Berbasis Sampah) mendapat dukungan penuh dari keberadaan tol.