Saat Impian Kuliah Hampir Pupus, Bidiksiba Bangkitkan Asa Meraih Masa Depan

Hengky Rosadi , S.Tr.T., M.Tr.M kini sukses berkarir di Pertamina, Tutia Rahmi ASN Inspektorat Muara Enim, Aji Malik SH jadi salah seorang hakim di Mahkamah Agung (MA) RI, Ketiga pernah merasakan kuliah gratis dari beasiswa Bidiksiba yang mengantarkan me--

Program Gernas Tastaka: Program peningkatan kapasitas guru sekolah dasar (SD) dalam mengajar matematika. Melalui metode Training of Trainer (ToT) , program ini memberikan pelatihan intensif kepada guru di wilayah Kabupaten Ring 1 Perusahaan.

"Para guru tidak hanya mendapatkan materi pembelajaran inovatif, tetapi juga didampingi oleh teman belajar dari Universitas Sriwijaya - Prodi Matematika dan PGSD," papar Dedy.

Bagi PTBA, seluruh program di sektor pendidikan bukanlah bantuan sesaat. Perusahaan ingin menciptakan dampak berkelanjutan, di mana masyarakat dapat terus berkembang meski program pendampingan berakhir.

BACA JUGA:Refleksi 44 Tahun Bukit Asam (PTBA): Transformasi dan Kontribusi untuk Negeri

"Tujuan kami bukan hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga membangun kemandirian. Kami ingin anak-anak di sekitar wilayah operasi tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berdaya saing," pungkas Dedy Saptaria Rosa.

Sejalan dengan SDGs dan Noble Purpose PTBA

Seluruh inisiatif pendidikan PTBA sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya poin keempat tentang pembangunan sumber daya manusia, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4: Pendidikan Berkualitas.

Sebagai bagian dari MIND ID, PTBA juga membawa visi Noble Purpose: pertambangan untuk membangun peradaban, kesejahteraan bersama, dan masa depan yang lebih baik.

Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail melalui Sekretaris Perusahaan (Sekper) PTBA, Niko Chandra menegaskan bahwa keberlanjutan bisnis harus berjalan beriringan dengan keberlanjutan sosial.

"Kami percaya, pertumbuhan perusahaan hanya bisa dicapai jika masyarakat di sekitar juga tumbuh bersama. Kehadiran PTBA harus memberi manfaat nyata, bukan hanya untuk hari ini, tapi juga untuk generasi yang akan datang," ujarnya.

BACA JUGA:Wabup Apresiasi Peran PTBA Wujudkan Tanjung Enim Kota Wisata

 Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, PTBA memilih untuk berinvestasi pada sektor pendidikan. Tidak hanya dalam bentuk beasiswa, tetapi juga pelatihan guru, peningkatan literasi, dan dukungan bagi anak putus sekolah.

Langkah ini bukan sekadar program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), melainkan strategi jangka panjang untuk memastikan masyarakat di sekitar tambang memiliki masa depan yang lebih cerah.

Dengan hadirnya Bidiksiba, Ayo Sekolah Plus, Gernas Tastaba, dan Gernas Tastaka, PTBA membuktikan bahwa investasi terbesar bukan hanya pada sumber daya alam, melainkan pada sumber daya manusia.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan