Saat Impian Kuliah Hampir Pupus, Bidiksiba Bangkitkan Asa Meraih Masa Depan

Hengky Rosadi , S.Tr.T., M.Tr.M kini sukses berkarir di Pertamina, Tutia Rahmi ASN Inspektorat Muara Enim, Aji Malik SH jadi salah seorang hakim di Mahkamah Agung (MA) RI, Ketiga pernah merasakan kuliah gratis dari beasiswa Bidiksiba yang mengantarkan me--

Bagi PTBA, keberlanjutan perusahaan tidak bisa dipisahkan dari keberlanjutan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Salah satu cara yang ditempuh adalah lewat pendidikan.

"Melalui program-program pendidikan, kami berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah operasi. Harapannya, akses pendidikan menjadi lebih merata, sehingga generasi penerus memiliki kesempatan untuk hidup lebih baik," ujar Dedy Saptaria Rosa, VP Sustainability PTBA.

BACA JUGA:Laba PTBA Turun, Muara Enim Terima Dividen Rp11,5 Miliar

Bidiksiba: Jalan ke Perguruan Tinggi bagi Anak Prasejahtera

Dedy Saptaria Rosa mengatakan sejak 2013, PTBA meluncurkan program Bidiksiba (Beasiswa Pendidikan Sekitar Bukit Asam).

Program ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian perusahaan dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan tinggi.

Bidiksiba ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat dari keluarga prasejahtera ring 1 perusahaan di wilayah Muara Enim, Lahat, Palembang, Lampung, hingga Sawahlunto.

Mereka yang selama ini mungkin hanya berangan-angan melanjutkan kuliah, kini punya kesempatan untuk menggapainya.

Kata Dedy, Bidiksiba bertujuan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada siswa untuk menempuh jenjang diploma di politeknik terkemuka, seperti Politeknik Negeri Sriwijaya, Politeknik Negeri Malang, dan Politeknik Negeri Lampung. 

BACA JUGA:RUPST 2024 PTBA, Dukung Kelanjutan Bisnis Berlandaskan Good Mining Practices

Hingga tahun 2024, tercatat 367 putra-putri daerah telah menerima manfaat dari program ini.

Dari jumlah tersebut, 121 orang masih berstatus mahasiswa, sementara 246 lainnya sudah menjadi alumni yang tersebar di berbagai bidang pekerjaan.

Banyak dari mereka kini berkarier sebagai abdi negara, bidang pendidikan, kesehatan, hingga industri swasta.

"Dengan beasiswa ini, kami ingin membuka jalan agar anak-anak dari keluarga prasejahtera tidak berhenti hanya di bangku SMA. Mereka harus punya peluang untuk bersaing di dunia profesional," jelas Dedy.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan