Saat Impian Kuliah Hampir Pupus, Bidiksiba Bangkitkan Asa Meraih Masa Depan

Hengky Rosadi , S.Tr.T., M.Tr.M kini sukses berkarir di Pertamina, Tutia Rahmi ASN Inspektorat Muara Enim, Aji Malik SH jadi salah seorang hakim di Mahkamah Agung (MA) RI, Ketiga pernah merasakan kuliah gratis dari beasiswa Bidiksiba yang mengantarkan me--
"Saya diterima di Beasiswa Bidiksiba," kata Aji kepada kedua orang tuanya.
BACA JUGA:BASIC Resmi Diluncurkan, PTBA Ajak Masyarakat Ring 1 Ciptakan Inovasi Sosial Berdampak Nyata
Itulah cerita kenangan dibagikan Aji Malik saat dibincangi media ini, saat ia diterima sebagai peserta kuliah gratis program Bidiksiba dari PTBA pada 2013 lalu.
Ayahnya, seorang tukang kebun keliling diperumahan PTBA, dan ibunya, pekerja serabutan, menyambut kabar itu dengan senyum lega.
Doa panjang mereka, yang kerap dipanjatkan di tengah kerja keras tanpa henti, akhirnya menemukan jawaban.
Aji lahir sebagai anak keempat dari lima bersaudara. Masa kecilnya akrab dengan keterbatasan. Namun, di balik kesederhanaan itu, tersimpan cita-cita yang tak kalah tinggi.
"Motivasi terbesar saya adalah ingin mengangkat derajat orang tua. Saya ingin membuktikan kerja keras mereka tidak-," kata Aji.
BACA JUGA:PTBA Ubah Lahan Bekas Tambang Ilegal Jadi Kawasan Pertanian Produktif
Itulah alasan ia nekat mendaftar Bidiksiba, sebuah program beasiswa yang digulirkan PT Bukit Asam (PTBA) untuk anak-anak dari keluarga pra-sejahtera di sekitar wilayah operasinya.
Jalan Terbuka Lewat Bidiksiba
Keberhasilan lolos Bidiksiba tahun 2013 menjadi titik balik hidup Aji.
Program ini menanggung penuh biaya kuliah, tempat tinggal, hingga kebutuhan harian.
Bahkan, sebuah notebook diberikan untuk menunjang pembelajaran.
Lebih dari sekadar bantuan finansial, Bidiksiba menanamkan nilai-nilai disiplin, kepedulian sosial, dan kepemimpinan lewat keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan CSR PTBA.
BACA JUGA:PTBA Raih Gold di TJSL & CSR Award 2025 Bukti Nyata Komitmen untuk Negeri